NDP Keadilan Ekologis: KH Jadul Maula Isi Sesi PKL PMII DIY

NDP Keadilan Ekologis: KH Jadul Maula Isi Sesi PKL PMII DIY

YOGYAKARTA – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) D.I. Yogyakarta menghadirkan KH. M. Jadul Maula atau Kang Jadul Maula dalam Pelatihan Kader Lanjut (PKL). Pada kesempatan ini, beliau membedah materi bertajuk Aktualisasi NDP dalam Mewujudkan Keadilan Ekologis sebagai pedoman gerak kader.

Kang Jadul Maula menegaskan bahwa Nilai Dasar Pergerakan (NDP) menjadi landasan moral kader dalam merespons krisis lingkungan saat ini. Publik dapat menyimak informasi lengkap kegiatan kaderisasi melalui situs resmi PMII DIY.

Tauhid dan Ulul Albab sebagai Kesadaran Ekologis

Beliau menjelaskan bahwa tauhid menempatkan manusia sebagai khalifah yang bertugas menjaga keseimbangan alam. Pihaknya menilai bahwa alam merupakan ayat kauniyah, sehingga kerusakan lingkungan menjadi persoalan moral dan spiritual.

“Menjaga lingkungan merupakan bagian nyata dari pengamalan keimanan. Oleh sebab itu, kader PMII wajib menjadikan tauhid sebagai dasar kesadaran ekologis,” ujar Kang Jadul Maula saat memberikan materi.

Selain itu, beliau menekankan pentingnya karakter Ulul Albab yang memadukan kekuatan akal dan hati. Karakter ini mendorong kader berpikir kritis dalam menghadapi masalah krisis iklim, pencemaran, dan pembabatan hutan.

Keadilan Ekologis dan Hak Generasi Mendatang

Selanjutnya, Kang Jadul Maula mengulas penerapan konsep NDP Keadilan Ekologis dalam pengelolaan sumber daya alam. Pihaknya menegaskan bahwa dampak kerusakan lingkungan tidak boleh membebani kelompok masyarakat kecil secara tidak adil.

Oleh karena itu, pengelolaan alam harus senantiasa memperhatikan hak-hak generasi mendatang. Prinsip keadilan ini menjadi benteng agar pemanfaatan sumber daya tidak berujung pada eksploitasi sepihak.

Informasi mengenai kajian hukum dan lingkungan dapat dibaca pada arsip berita advokasi PMII.

Langkah Aktualisasi Kader PMII di Lapangan

Di akhir pemaparannya, Kang Jadul Maula merumuskan langkah konkret yang bisa diambil oleh para kader:

  • Edukasi Lingkungan: Mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem.

  • Aksi Konservasi: Melakukan pengurangan sampah serta gerakan konservasi alam secara konsisten.

  • Advokasi Warga: Membela masyarakat yang terdampak oleh pembangunan destruktif.

Dengan demikian, tauhid menjadi dasar spiritual dan Ulul Albab menjadi dasar intelektual kader. Kombinasi keduanya mendorong kader PMII mewujudkan keadilan ekologis sebagai bentuk pengabdian kepada Allah dan kemanusiaan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *